Hati yang mati....

By:
Berjalan dalam kehidupan sehari memahami setiap langkah dan rencana serta merasakan kepekaan rasa, kadang kala sesuatu pun dapat menjatuhkan kita dan dapat membangunkan kita, Dari kecil sampai besar semua memahami lika-liku yang ada dalam konsep merasa, Antara masa lalu, sekarang , dan masa mendatang menjadi bagian kehidupan. Membuat akal harus menghadapi hati merasa mati, apakah benar hati itu mati ?


Jawablah dengan kejujuran dan keterbukaan walaupun akal harus merasionalkan rasa yang sebenarnya tidak irasional, padahal tanggung jawab masing-masing pribadi dalam setiap melangkahkan untuk banyak tujuan, Kebimbangan dalam merasakan sesuatu apakah sama dengan tanda matinya hati atau karena tidak ada tekad untuk membulatkan satu tujuan pada titik tertentu dan pada satu fokus tertentu,

Masing-masing kita memiliki arti dalam setiap nafas dan setiap apa yang kita bayangkan dalam mengenai arti dari melangkah, merasakan dalam bentuk yang senyata-nyatanya mencoba untuk menghimpun mimpi dalam bentuk rasa. Padahal dalam mimpi dan kenyataan ada perbedaan yang mendasar namun memilki persamaan yang dalam merasakan ketika menghadapi realita yang terobyek (ada).

Mati hati ????

 Pertanyaan yang ada dalam otak kita dalam setiap waktu dan dapat menjadikan waktu yang kita jalani sebatas hanya selingan dan entah apa yang dicari. semakin hari berjalan kedepan semakin hilang rasa yang di anggap indah dan menjadi perasaan pahit sebagai bagian realita atau kenyataan dalam dunia.

Ini adalah satu kenyataan dalam kehidupan dunia. kenyataan yang dirasakan dalam benak dan apa yang selama ini dipikirkan dalam banyak waktu yang telah dilewati.

Maukah kamu memahami apakah hati kamu dalam keadaan mati atau dalam keadaan hidup, jujurlah pada diri kamu dan hanya kamu dan Tuhan yang mengerti apakah kamu mematikan Hati atau kamu sedang menghidupkanya, "saya yakin pada anda. anda akan memiliih menghidupkan hati, namun dalam perjalanan kehidupan anda mengalami ketidaksadaran dan menggap tidak ada halangan apapun.

Apapun yang anda rasakan tak pernah hati anda hidup selalu karena suatu saat hati anda akan dimatikan kareana terang anda di renovasi oleh akal anda, seolah anda tak merasakan kebahagian yang selama ini ada setiap kehidupan disudut analisa akal di tengah logika dan menjauh pada irasional hayalan yang selama ini kita anggap adalah mimpi yang rasional,

Antara rasional atau tidak apakah berhubungan dengan hati ....
Anda dapat menjawab ketika anda melepaskan semua Irasional, meninggalkan hayalan yang tidak konsisten yang hanya sebatas obyek yang dilihat, bukan pada obyek yang belum pernah kita

[edit]

Pasang INTERNET FASNET PLUS TV KABEL FIRSTMEDIA
Pasang FIRSTMEDIA internet speed hingga 100mbps + CHannel TV HD hingga 50HD hub 087777313417 only SMS