bunderhortikultura

By:

Info


Hortikultura berasal dari kata hortos. Kata ini bermakna kebun, sedangkan kultura berasal dari kata colere, yang mempunyai arti mengusahakan atau membudidayakan. Dari gabungan dua kata tersebut, hortikultura berarti kemampuan untuk membudidayakan sayur-sayuran, tanaman hias, dan tanaman buah-buahan. Membudidayakan disini meliputi cara bercocok tanam, pemupukan, perawatan, serta pengendalian hama dan penyakit.
Beberapa ciri tanaman hortikultura adalah mempunyai sifat-sifat khas sebagai berikut :
  • Tanaman hortikultura  mudah atau cepat mengalami kebusukan. Meskipun demikian, hasil tanaman hortikultura selalu dibutuhkan setiap hari dalam keadaan segar. Dari pemanenan hingga pemasaran hasil tanaman hortikultura memerlukan penanganan dengan cermat dan efisien. Penanganan yang baik akan meningkatkan kualitas dan harga pasar.
  • Tanaman hortikultura memiliki nilai estetika yang tinggi. Hal ini membuat hasil tanaman hortikultura harus memenuhi keinginan masyarakat secara umum. Padahal keinginan yang terlalu tinggi dari masyarakat terkadang berbenturan dengan kondisi lingkungan tempat tumbuhnya tanaman tersebut. Tanaman hortikultura sangat tergantung pada cuaca. Apalagi bila berhadapan dengan serangan hama dan penyakit. Tentu ini adalah tantangan tersendiri bagi kemajuan IPTEK dan keterampilan petani.
  • Produksi hasil tanaman hortikultura pada umumnya musiman. Sebagian hasil tanamannya tidak tersedia sepanjang tahun. Contoh hasil tanaman tersebut adalah buah mangga, buah durian, dan buah rambutan.
  • Karena akan dipanen dalam skala besar, tanaman hortikultura memerlukan luas ruangan atau kebun yang cukup luas. Pemanenan yang banyak menyebabkan biaya distribusi juga menjadi besar. Hal ini berpengaruh pada harga di pasaran.
  • Tanaman hortikuktura memiliki daerah penanaman dengan kondisi dan keadaan yang spesifik. Tidak pada sembarang tempat. Ada tanaman yang hanya cocok ditanam di pegunungan seperti apel dan kentang. Namun adapula yang bisa ditanam didataran rendah seperti kangkung dan lombok. Adapula yang berasal dari daerah tertentu seperti duku Palembang, jeruk Garut, mangga Indramayu dan nenas Palembang.
Keadaan Usaha Hortikultura di Indonesia
  • Usaha mempunyai lahan yang terbatas. Sebagian tanaman dibudidayakan di pekarangan.
  • Masyarakat masih menggunakan cara tradisional untuk budidaya. Ada yang memperoleh bibit dengan ala kadarnya  sehingga terkadang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan. Hal ini juga tercermin dalam pemupukan dan pemberantasan hama.
  • Biasanya mempunyai jenis tanaman yang heterogen.
  • Penanganan hasil panen masih sederhana. Sebagian daerah pegunungan masih mengandalkan sayuran sebagai hasil utama. Di dataran rendah mengandalkan bunga potong, sedangkan buah-buahan masih belum mendapatkan porsi perhartian yang memadai.
Berbagai Kendala Budidaya Tanaman Hortikultura
Ada beberapa catatan bagi budidaya tanaman hortikultura di Indonesia menurut beberapa penelitian yang bisa dituliskan, antaranya:
  • Sebagian besar mutu produk hasil tanaman hortikultura di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Sebagai negara agraris, kualitas produk di negeri ini masih kalah oleh Thailand.
  • Daerah tropis mempunyai keuntungan dan kerugian. Salah satu kerugiannya adalah serangan hama dan penyakit dengan durasi waktu yang lama. Karena perbedaaan cuaca di musim kemarau dan hujan, tidak terlalu ekstrim. Hal ini butuh penanganan khusus dari para ahli untuk memperbaiki jumlah produksi hasil hortikultura.
  • Beberapa buah dan sayuran di negeri ini mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan hasil produksi dari negara lain. Tentu ini sebuah pekerjaan rumah untuk meningkatkan bobot dan ukuran hasil hortikultura, sehingga produksi lokal tidak kalah oleh produk impor.
  • Tektur yang memikat, bentuk yang proposional hingga warna yang mengundang selera masih belum mewarnai sebagian besar produk hortikultura negeri ini.
  • Seringkali ketika memakan sayur segar seperti wortel atau kacang panjang. kita merasakan rasa”langu” yang luar biasa, sehingga enggan untuk mengkonsumsi sayuran segar. Rasa tersebut timbul akibat akumulasi pestisida di lahan pertanian. Hasil organik, perlu ditingkatkan. Selain membuat petani lebih sejahtera, juga lebih menyehatkan bagi konsumen khususnya masyarakat kelas bawah.
(sumber artikel dari : www.anneahira.com/tanaman-hortikultura.htm)




[edit]

Pasang INTERNET FASNET PLUS TV KABEL FIRSTMEDIA
Pasang FIRSTMEDIA internet speed hingga 100mbps + CHannel TV HD hingga 50HD hub 087777313417 only SMS