Support NU membuka cabang di Macau Untuk Atasi Problem Umat

By:
Perkembangan NU sebagai agama bentuk organisasi dakwah sesuai dengan nilai kultural indonesia kini bersemangat menyebarkan syiar serta mengatasi problematika umat khususnya warga indonesia yang bekerja disana. Selain bertujuan syiar, juga mengenai administrasi yang menjadi problem perburuhan yang selama ini tidak ditangani dengan baik.

Kondisi ini terjadi karena Indonesia hingga saat ini belum memiliki Konsulat Jendral (Konjen) di Macau. "Di Macau hanya ada semacam pos yang dibentuk oleh KJRI Hongkong. Kehadiran NU sangat dinantikan tidak hanya untuk urusan dakwah, tapi juga untuk memberikan kemudahan-kemudahan lain untuk rekan-rekan BMI,"

Rencana pembentukan PCI NU di Macau diawali dengan silaturahmi antara Staf Ahli Ketua Umum Penngurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muchammad Nabil Haroen dan Sekretaris Lembaga Dakwah NU H. Nurul Yakin Isqak, dengan sejumlah Buruh Migran Indonesia (BMI) pada 28 April hingga 1 Mei lalu. Silaturahmi tersebut juga dibarengi dengan digelarnya istighotsah dan ceramah keagamaan.

"Alhamdulillah kedatangan kami disambut dengan sangat baik. Kehadiran NU sangat dinantikan oleh rekan-rekan BMI di Macau," ungkap Nabil setibanya kembali di Jakarta, Kamis (3/5/2012).

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj mendukung dibentuknya PCI NU di Macau. Tidak hanya untuk masalah keagamaan, keberadaan PCI nantinya diharapkan juga bisa membantu memecahkan permasalahan lain yang dihadapi BMI. "Ini luar biasa. Di sana belum ada perwakilan negara, tapi sudah akan ada perwakilan NU. Tidak hanya masalah keagamaan, saya harapkan PCI bisa berbuat lebih di sana," tegas Kiai Said.

Referal Sumber Informasi :
 Situs Resmi Nahdlatul Ulama | NU Online | PCINU Macau Segera Dibentuk - Jakarta, NU Online. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) akan bertambah. Setelah yang terakhir dibentuk di Taiwan, Macau yang menjadi kota berstatus special administration regions di China segera menyusul.

Rencana pembentukan PCINU di Macau diawali dengan silaturahmi antara Staf Ahli Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muchammad Nabil Haroen dan Sekretaris Lembaga Dakwah NU H Nurul Yakin Isqak, dengan sejumlah Buruh Migran Indonesia (BMI) pada 28 April hingga 1 Mei lalu. Silaturahmi tersebut juga dibarengi dengan digelarnya istighotsah dan ceramah keagamaan.

"Alhamdulillah kedatangan kami disambut dengan sangat baik. Kehadiran NU sangat dinantikan oleh rekan-rekan BMI di Macau," ungkap Nabil setibanya kembali di Jakarta, Kamis (3/5).

Nabil juga mengungkapkan, BMI di Macau menantikan kehadiran NU tidak semata untuk urusan keagamaan, namun juga administrasi masalah perburuhan yang selama ini tidak tertangani dengan baik. Kondisi ini terjadi karena Indonesia hingga saat ini belum memiliki Konsulat Jendral (Konjen) di Macau.

"Di Macau hanya ada semacam pos yang dibentuk oleh KJRI Hongkong. Kehadiran NU sangat dinantikan tidak hanya untuk urusan dakwah, tapi juga untuk memberikan kemudahan-kemudahan lain untuk rekan-rekan BMI," tambahnya.

Rencana pembentukan PCINU di Macau juga sudah disampaikan ke KJRI Hongkong pada tanggal 30 April dan mendapatkan sambutan positif. Bahkan realisasinya diminta dapat dilakukan sesegera mungkin.

"Kami juga sempat bersilaturahmi ke KJRI Hongkong untuk menyampaikan rencana pembentukan PCI dan alhamdulillah disambut baik. Bahkan mereka meminta segara dilakukan MoU," tuntas Nabil.http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,45-id,37756-lang,id-c,internasional-t,PCINU+Macau+Segera+Dibentuk-.phpx



Metrotvnews.com, Jakarta: Organisasi kemasyarakatan keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) akan membuka cabang di Macau, China. Sebelumnya NU sudah membuka perwakilan di Taiwan.

"Kehadiran NU sangat dinantikan rekan-rekan buruh migran di Macau," kata Staf Ahli Ketua Umum PBNU Muchammad Nabil Haroen di Jakarta, Kamis (3/5). Sebelumnya Nabil bersama Sekretaris Lembaga Dakwah NU Nurul Yakin bertemu sejumlah buruh migran Indonesia di Macau, 28 April-1 Mei 2012.

Nabil mengungkapkan, buruh migran di Macau menantikan kehadiran NU tak semata untuk urusan keagamaan. Tapi juga administrasi masalah perburuhan yang selama ini tak tertangani dengan baik. Ini terjadi lantaran Indonesia belum punya Konsulat Jenderal (Konjen) di Macau.

"Di Macau hanya ada semacam pos yang dibentuk KJRI Hong Kong. Kehadiran NU sangat dinantikan," terang Nabil.

Rencana pembentukan cabang NU di Macau sudah disampaikan kepada KJRI Hong Kong pada 30 April dan mendapatkan sambutan positif. Bahkan realisasinya diminta dapat dilakukan sesegera mungkin.
"Kami juga sempat bersilaturahim ke KJRI Hong Kong untuk menyampaikan rencana pembentukan PCI dan alhamdulillah disambut baik. Bahkan mereka meminta segera dilakukan MoU," kata Nabil.

Ketua Umum PBNU Kiai Haji Said Aqil Siroj mendukung pembentukan cabang NU di Macau. "Ini luar biasa. Di sana belum ada perwakilan negara, tapi sudah akan ada perwakilan NU," kata Said.

Untuk merealisasikan segera terbentuknya PCI NU di Macau, Said dan sejumlah pengurus PBNU lainnya direncanakan berangkat ke Macau pada Juni mendatang.(Ant/ICH)
http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/05/03/90152/NU-Akan-Buka-Cabang-di-Macau/3



JAKARTA- Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) segera bertambah. Setelah yang terakhir dibentuk di Taiwan, Macau yang menjadi kota berstatus Special Administration Regions di China segera menyusul.

Rencana pembentukan PCI NU di Macau diawali dengan silaturahmi antara Staf Ahli Ketua Umum Penngurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muchammad Nabil Haroen dan Sekretaris Lembaga Dakwah NU H. Nurul Yakin Isqak, dengan sejumlah Buruh Migran Indonesia (BMI) pada 28 April hingga 1 Mei lalu. Silaturahmi tersebut juga dibarengi dengan digelarnya istighotsah dan ceramah keagamaan.

"Alhamdulillah kedatangan kami disambut dengan sangat baik. Kehadiran NU sangat dinantikan oleh rekan-rekan BMI di Macau," ungkap Nabil setibanya kembali di Jakarta, Kamis (3/5/2012).

Nabil juga mengungkapkan, BMI di Macau menantikan kehadiran NU tidak semata untuk urusan keagamaan, namun juga administrasi masalah perburuhan yang selama ini tidak ditangani dengan baik. Kondisi ini terjadi karena Indonesia hingga saat ini belum memiliki Konsulat Jendral (Konjen) di Macau. "Di Macau hanya ada semacam pos yang dibentuk oleh KJRI Hongkong. Kehadiran NU sangat dinantikan tidak hanya untuk urusan dakwah, tapi juga untuk memberikan kemudahan-kemudahan lain untuk rekan-rekan BMI," tambahnya.

Rencana pembentukan PCI NU di Macau juga sudah disampaikan ke KJRI Hongkong pada tanggal 30 April dan mendapatkan sambutan positif. Bahkan realisasinya diminta dapat dilakukan sesegera mungkin.

"Kami juga sempat bersilaturahmi ke KJRI Hongkong untuk menyampaikan rencana pembentukan PCI dan Alhamdulillah disambut baik. Bahkan mereka meminta segara dilakukan MoU," tuntas Nabil.

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj mendukung dibentuknya PCI NU di Macau. Tidak hanya untuk masalah keagamaan, keberadaan PCI nantinya diharapkan juga bisa membantu memecahkan permasalahan lain yang dihadapi BMI. "Ini luar biasa. Di sana belum ada perwakilan negara, tapi sudah akan ada perwakilan NU. Tidak hanya masalah keagamaan, saya harapkan PCI bisa berbuat lebih di sana," tegas Kiai Said.

Untuk merealisasikan segera terbentuknya PCI NU di Macau, Kiai Said dan sejumlah pengurus PBNU lainnya direncanakan datang ke Macau pada Juni mendatang.
http://news.okezone.com/read/2012/05/04/337/623451/pci-nu-macau-segera-dibentuk
 
 
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Nahdlatul Ulama (NU) akan membuka cabang di Macau, Kota Administratif Khusus di Cina, setelah sebelumnya mendirikan cabang di Taiwan.

Rencana pembentukan Pengurus Cabang Istimewa NU Macau diawali dengan silaturahim antara Staf Ahli Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Muchammad Nabil Haroen dan Sekretaris Lembaga Dakwah NU Nurul Yakin Isqak dengan sejumlah buruh migran Indonesia di kota itu pada 28 April hingga 1 Mei lalu.
"Alhamdulillah kedatangan kami disambut dengan sangat baik. Kehadiran NU sangat dinantikan oleh rekan-rekan buruh migran di Macau," kata Nabil di Jakarta, Kamis.

Nabil juga mengungkapkan, buruh migran di Macau menantikan kehadiran NU tidak semata untuk urusan keagamaan, namun juga administrasi masalah perburuhan yang selama ini tidak tertangani dengan baik.
Kondisi ini terjadi, kata Nasbil, karena Indonesia hingga saat ini belum memiliki Konsulat Jenderal (Konjen) di Macau. "Di Macau hanya ada semacam pos yang dibentuk oleh KJRI Hongkong. Kehadiran NU sangat dinantikan tidak hanya untuk urusan dakwah, tapi juga untuk memberikan kemudahan-kemudahan lain untuk rekan-rekan buruh migran," katanya.

Rencana pembentukan PCI NU di Macau juga sudah disampaikan kepada KJRI Hongkong pada 30 April dan mendapatkan sambutan positif. Bahkan realisasinya diminta dapat dilakukan sesegera mungkin.

"Kami juga sempat bersilaturahim ke KJRI Hongkong untuk menyampaikan rencana pembentukan PCI dan Alhamdulillah disambut baik. Bahkan mereka meminta segera dilakukan MoU," kata Nabil.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mendukung dibentuknya PCI NU di Macau. Tidak hanya untuk masalah keagamaan, keberadaan PCI nantinya diharapkan juga bisa membantu memecahkan permasalahan lain yang dihadapi buruh migran.

"Ini luar biasa. Di sana belum ada perwakilan negara, tapi sudah akan ada perwakilan NU. Tidak hanya masalah keagamaan, saya harapkan PCI bisa berbuat lebih di sana," kata Said Aqil.

Untuk merealisasikan segera terbentuknya PCI NU di Macau, Said Aqil dan sejumlah pengurus PBNU lainnya direncanakan berangkat ke Macau pada Juni mendatang
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/12/05/03/m3g7o1-nu-berencana-buka-cabang-di-macau

[edit]

Pasang INTERNET FASNET PLUS TV KABEL FIRSTMEDIA
Pasang FIRSTMEDIA internet speed hingga 100mbps + CHannel TV HD hingga 50HD hub 087777313417 only SMS